Saturday, Oct 25th

Last update:02:46:44 PM GMT

You are here: GKJ Warta Gereja STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA

STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA

E-mail Cetak PDF

STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA
GKJ KARANGGLONGGONG TAHUN 2010

Dalam tradisi GKJ (yang merupakan gereja reformasi – dengan stelsell Presbyterial-nya), yang memang berbeda dengan gereja-gereja lainnya, di GKJ yang menjadi pemimpinnya  bukan satu orang, bukan kepemimpinan tunggal; tetapi kepemimpinan kolektif yang terdiri atas : Penatua, Pendeta, dan Diaken. Ketiga jabatan tersebut disebut Majelis Gereja. Dalam bahasa asing kepemimpinan di GKJ disebut Kolektif dan Kolegial; yaitu "bersama-sama dalam satu tim kerja yang erat".
Penatua, Pendeta dan Diaken (yang disebut MAJELIS GEREJA) pada hakikatnya adalah SATU TIM KERJA yang dituntut melakukan tugas secara optimal. Itulah sebabnya, mereka kemudian dibantu oleh Komisi, Panitia, Tim atau Bebadan gerejawi lainnya yang dibentuk dan diangkat oleh Majelis Gereja, seturut dengan kebutuhan layanan di Gereja tersebut. Sehingga bisa jadi GKJ yang satu berbeda dengan GKJ lainnya, karena tantangan dan kesulitan serta strategi yang ditempuhnya juga tidak sama.

    Struktur Organisasi & Bidang Pelayanan GKJ Karangglonggong Tahun 2011
Sebagaimana diatur dalam pasal 5 point 2 Tata Laksana GKJ, struktur organisasi Gereja Kristen Jawa Karangglonggong terdiri atas:
1.    Struktur Organisasi Majelis, yang terdiri dari Ketua, Sekretaris I & II, Bendahara I & II dan Anggota.
2.    Bidang-bidang pelayanan yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan GKJ Karangglonggong.
Untuk menjaga supaya tidak terjadi tumpang tindih program pelayanan dan mengusahakan supaya kebutuhan pelayanan yang ada dapat terpenuhi serta untuk menjamin gereja dapat melaksanakan tugas panggilannya dengan bertanggung jawab dan terkoordinir dengan baik, maka mulai tahun 2010 ini majelis membagi bidang pelayanannya menjadi empat bidang pelayanan, yaitu :
a.    Bidang Ibadah dengan pokok perhatian pelayanan Kebaktian dan Sakramen
b.    Bidang Kesaksian dan Pelayanan dengan pokok perhatian pada Pemberitaan Penyelamatan Allah dan Pelayanan Diakonia.
c.    Bidang Pembinaan dan Pengaderan dengan pokok perhatian pada Pemeliharaan Iman serta Pembinaan dan Pengaderan.
d.    Bidang Penatalayanan dengan pokok perhatian pada keuangan dan sarana-prasarana
Tiap-tiap bidang itu akan dipimpin oleh seorang Majelis Bidang yang tugasnya adalah membantu Ketua Majelis selaku penanggung jawab pimpinan, mengkoordinir Badan-badan Pembantu Majelis Gereja yang berupa Komisi, Panitia, maupun Tim yang ada dalam bidang masing-masing, dengan dibantu oleh Sekretaris Bidang.
Sedangkan untuk membantu pelaksanaan tugas Majelis Gereja di Bidang Pengawasan, Pemeriksaan, Evaluasi serta Pembinaan kepada Penata Administrasi Keuangan gereja, komisi maupun kelompok dibentuk Badan Pemeriksa Keuangan Gereja. Badan Pemeriksa Keuangan Gereja ini adalah adalah sebuah badan independen yang diangkat dan bertanggung jawab langsung kepada Majelis Gereja.

 

    Tata Kerja GKJ Karangglonggong Tahun 2010
Berdasarkan Jabatan yang diemban dalam Organisasi Gereja, maka :
•    Tugas Ketua Majelis
-    Memimpin persidangan Majelis Jemaat (MJ) ataupun rapat dengan komisi
-    Mengkoordinir semua bidang, terutama dalam rapat Majelis Pekerja Harian (MPH)
-    Bersama dengan Sekretaris (I/II) menyusun agenda Persidangan Majelis Jemaat (PMJ) atau rapat dengan komisi
-    Menertibkan dan menandatangani surat-surat intern maupun ekstern bersama sekretaris
-    Mengawasi kelancaran pelaksanaan tugas-tugas MJ dan  komisi (khususnya pelaksanaan program)
-    Bersama dengan Majelis Pekerja Harian dapat menggunakan kebijaksanaan dalam hal-hal yang mendesak, yang kemudian dipertanggungjawabkan kepada PMJ
-    Mengarahkan jalur kerja MJ sesuai dengan Renstra dan Tata Gereja
•    Tugas Sekretaris I
-    Membuat surat-surat keluar dan menandatanganinya bersama Ketua
-    Bersama dengan Ketua mempersiapkan agenda Persidangan / Rapat
-    Bersama Seksretaris II bertanggungjawab atas kelancaran tugas sekertariat/administrasi gereja
-    Bersama Ketua menandatangani Kartu tanda Anggota dan Surat Atestasi (Mutasi anggota gereja)
-    Menyusun Statistik dan Grafik Kehidupan Jemaat
-    Membuat risalah/notula rapat
-    Menandatangani risalah/notula rapat bersama ketua
-    Mengarsipkan notula/risalah rapat
•    Tugas Sekertaris II
-    Menerima dan mengarsipkan surat-surat
-    Mengawasi dan menseleksi isi dan kelancaran penerbitan warta jemaat setiap minggu
-    Membuat anggaran belanja tahunan kesekretariatan
-    Menertibkan dan memelihara Buku Anggota dan Kartu Induk Anggota
-    Mencatat Log-book kebaktian
-    bertanggungjawab terhadap pemeliharaan dokumentasi dan arsip lainnya.
•    Tugas Bendahara I
-    Bertanggungjawab terhadap uang kas dan penyimpanannya
-    Memantau penerimaan dan pengeluaran
-    Bersama Bendahara II membuat RAPB Tahunan
-    Bersama dengan Ketua menandatangani cek /giro
-    Melaksanakan pembukuan
-    Membuat laporan keuangan bulanan
-    Mencatat persembahan dalam tiap kebaktian
-    Menerima uang Tunai
-    Bersama Bendahara II melakukan manajemen keuangan komisi
•    Tugas Bendahara II
-    Menjadi anggota untuk bidang Sarana-Prasarana/kehartakan
-    Bertanggungjawab terhadap harta benda Gereja
-    Bersama Bendahara I membuat RAPB Tahunan
-    Bersama Bendahara I bertanggungjawab melaksanakan point 5, 6, 7 dari tugas Bendahara I
•    Tugas Majelis Kelompok
-    Menyampaikan informasi, aspirasi dan program kelompok kepada rapat/persidangan dan menyampaikan keputusan PMJ yang berkaitan dengan kelompok ybs
-    Mendampingi kelompok dalam melaksanakan programnya
-    Ikut mengetahui permintaan dan pertanggungjawaban keuangan kelompok
-    Membantu kelompok untuk memecahkan masalah yang ada
-    Mengarahkan kelompok agar tidak menyimpang dari program kegiatan dan perangkat aturan yang berlaku
•    Tugas Majelis Bidang
-    Menyampaikan informasi, aspirasi dan program komisi kepada rapat/persidangan dan menyampaikan keputusan PMJ yang berkaitan dengan komsisi ybs
-    Memimpin rapat koordinasi dengan komisi/panitia/tim yang dilakukan minimal 4 bulan sekali untuk mengadakan koordinasi, pembinaan dan evaluasi dari pelaksanaan pelayanan
-    Melaporkan hasil rapat bidang ke Sidang Majelis Gereja
-    Mendampingi komisi dalam melaksanakan programnya
-    Ikut mengetahui permintaan dan pertanggungjawaban keuangan komisi/panitia/tim
-    Membantu komisi untuk memecahkan masalah yang ada
-    Ikut mengetahui surat-surat yang ditertibkan oleh komisi
-    Ikut hadir dalam rapat-rapat komisi
-    Mengarahkan komisi agar tidak menyimpang dari perangkat aturan yang berlaku
•    Tugas Sekretaris Bidang
-    Bersama dengan Ketua mempersiapkan agenda rapat bidang
-    Membuat risalah/notula rapat bidang
-    Mengarsipkan notula/risalah rapat bidang
-    Mempersiapkan Laporan Catur Wulan dan tahunan sebagai bahan untuk Sidang Majelis Terbuka
•    Tugas Badan Pemeriksa Keuangan Gereja
-    Badan Pemeriksa Keuangan Gereja GKJ Karangglonggong adalah sebuah Tim independen yang diangkat dan bertanggung jawab langsung kepada Majelis Gereja.
-    Membantu pelaksanaan tugas Majelis Gereja di Bidang Pengawasan, Pemeriksaan, Evaluasi serta Pembinaan kepada Penata Administrasi Keuangan dan bendahara Gereja dan Badan-badan Pembantu Majelis
-    Melaksanakan pengawasan pemeriksaan, evaluasi serta pembinaan secara priodik meliputi aspek legal audit, management audit dan finansial audit terhadap bendahara Gereja dan Badan-badan Pembantu Majelis
-    Melaporkan hasil pemeriksaannya kepada Majelis Gereja dalam persidangan majelis sebagai bahan bagi Majelis Gereja untuk dipakai sebagai pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
•    Tugas Ketua Komisi
-    Bertanggungjawab terhadap pelaksanaan kegiatan komisi
-    Mengkoordinir kegiatan komisi sesuai dengan program kegiatan dan perangkat aturan yang berlaku
-    Memimpin rapat komisi yang dilakukan minimal 4 bulan sekali untuk mengadakan koordinasi, pembinaan dan evaluasi dari pelaksanaan pelayanan
-    Melaporkan hasil rapat komisi ke rapat bidang
-    Ikut mengetahui permintaan dan pertanggungjawaban keuangan komisi
-    Menandatangani surat-surat internal maupun eksternal bersama sekretaris komisi
•    Tugas Sekretaris Komisi
-    Bertanggungjawab atas kelancaran tugas sekertariat/administrasi komisi
-    Membuat surat-surat keluar dan menandatanganinya bersama Ketua
-    Menerima dan mengarsipkan surat-surat
-    Bersama dengan Ketua mempersiapkan agenda rapat komisi
-    Membuat risalah/notula rapat komisi
-    Mengarsipkan notula/risalah rapat komisi
•    Tugas Bendahara Komisi
-    Bertanggungjawab terhadap uang kas dan penyimpanannya
-    Memantau penerimaan dan pengeluaran
-    Melaksanakan pembukuan
-    Membuat laporan keuangan bulanan yang kemudian diserahkan kepada bendahara gereja
-    Bersama Ketua membuat RAPB Tahunan
•    Tugas Ketua Kelompok
-    Bertanggungjawab terhadap pelaksanaan kegiatan kelompok
-    Mengkoordinir kegiatan kelompok (PA, PD, Kegiatan Sosial-Kemasyarakatan, dll.) sesuai dengan program kegiatan dan perangkat aturan yang berlaku.
-    Memimpin rapat kelompok
-    Ikut mengetahui permintaan dan pertanggungjawaban keuangan kelompok
•    Tugas Bendahara Kelompok
-    Bertanggungjawab terhadap uang kas kelompok dan penyimpanannya
-    Memantau penerimaan dan pengeluaran kelompok
-    Mencatat persembahan dalam tiap kebaktian kelompok
-    Melaksanakan pembukuan
-    Membuat laporan keuangan bulanan yang kemudian diserahkan kepada bendahara gereja

Komentar Anda


Kode sekuriti
Refresh